Semua orang mengalami yang namanya kebimbangan atau dalam kehidupan sehari-hari disebut ragu-ragu. Kebimbangan muncul karena manusia dihadapkan pada beberapa pilihan. Dari semua pilihan yang ada manusia harus mengambil keputusan yang terbaik untuk dirinya. Pilihan yang baik sekalipun mempunyai konsekuensi apalagi memilih yang buruk. Manusia cenderung memilih yang membahagiakan dirinya sekalipun disadari bahwa pilihan tersebut salah secara iman. Penderitaan adalah hal paling dihindari manusia karena konsekuensinya teramat sulit dilalui.
Menyambut Natal ini kita diingatkan akan kisah Bunda Maria yang mampu memilih keputusan menerima kabar dari malaikat Gabriel. Bunda Maria mengandung dengan Roh Kudus sebelum menikah, bukanlah hal yang mudah untuk dilalui seorang perempuan di tengah-tengah masyarakat. Bunda Maria sadar bahwa keputusannya mengandung resiko dan ketidakpastian tetapi dia memutuskan tidak menolak. Dalam resiko dan ketidakpastian Bunda Maria tetap melangkah dan terbuka pada Penyelenggaraan Ilahi. Menerima resiko penderitaan adalah keputusan iman yang teramat sulit bagi manusia.
Bagaimana manusia mampu membuat keputusan iman seperti Bunda Maria, kalau manusia tidak belajar membiasakan diri mengambil keputusan iman dalam kehidupan sehari-hari. Tuhan yang mempercayai kita memberikan kesempatan untuk menentukan pilihan secara sadar dan bebas. Apakah kita juga bersedia memberikan kesempatan kepada orang yang kita sayangi dan orang yang kita benci agar mereka belajar menentukan jalan hidupnya sendiri?
Merry Christmas 2008 & Happy New Year 2009
Menyambut Natal ini kita diingatkan akan kisah Bunda Maria yang mampu memilih keputusan menerima kabar dari malaikat Gabriel. Bunda Maria mengandung dengan Roh Kudus sebelum menikah, bukanlah hal yang mudah untuk dilalui seorang perempuan di tengah-tengah masyarakat. Bunda Maria sadar bahwa keputusannya mengandung resiko dan ketidakpastian tetapi dia memutuskan tidak menolak. Dalam resiko dan ketidakpastian Bunda Maria tetap melangkah dan terbuka pada Penyelenggaraan Ilahi. Menerima resiko penderitaan adalah keputusan iman yang teramat sulit bagi manusia.
Bagaimana manusia mampu membuat keputusan iman seperti Bunda Maria, kalau manusia tidak belajar membiasakan diri mengambil keputusan iman dalam kehidupan sehari-hari. Tuhan yang mempercayai kita memberikan kesempatan untuk menentukan pilihan secara sadar dan bebas. Apakah kita juga bersedia memberikan kesempatan kepada orang yang kita sayangi dan orang yang kita benci agar mereka belajar menentukan jalan hidupnya sendiri?
Merry Christmas 2008 & Happy New Year 2009